Blue Chicken White Sling Bag IDR 250K
My Mom's Gift
Blog ini didedikasikan untuk almarhumah mamaku tercinta Siti Winarti yang meninggal 1 Juni 2017 lalu. 18 hari sebelum ulang tahun Ade. Ade ingin membagikan semua keahlian yang telah mama turunkan ke Ade, yakni memasak, membuat kue, menjahit, dan berkreasi apapun yang menciptakan sesuatu yang indah dan berguna dan tentunya disukai oleh semuanya. Mamaku sangat pintar dan terampil, dan Ade ingin meneruskan kegemaran mama membuat sesuatu yang indah.
Kamis, 25 Januari 2024
Bag Price List
Senin, 11 Desember 2023
New Ones
Lagi senang buat tas gaya Jepang ini. Bentuknya simple dan manis. Isinya muat segala barang standar isi tas, seperti HP, make-up kita, snack atau candy box. Kelihatannya saja kecil, tapi kalau mau bawa pakaian ekstra si kecil juga muat, aku masukkan dalam pouch kecil lagi. Praktis kan ;) dan tidak berat juga. Kalau mau jalan-jalan yang ringkas dan cepat, tas ini praktis sekali untuk dibawa. Pengen buat yang versi besarnya dan yang pakai zipper, tinggal tunggu waktu dan semangatnya hehehe...
Kamis, 30 November 2023
Tas Buatanku
Kamis, 27 Oktober 2022
Tas Handmade
Senin, 23 Juli 2018
Kebahagiaan Semu (Pengalaman Bayi Tabung)
Sudah hampir 2 minggu berlalu. Masih berat rasanya untuk menceritakan ini, tapi disimpan terlalu lama juga tidak sehat untuk kesehatan mental diri. Tadi niatnya ingin sabar menunggu untuk menceritakan keberhasilan dari program bayi tabung yang dijalani, karena memang berhasil... menunggu untuk menceritakan kabar gembira sampai si janin menunjukkan dirinya...tapi takdir berkata lain..
Mungkin aku belum bisa menceritakan secara mendetail proses hari per hari nya pasca bayi tabung (mungkin informasinya bisa berguna bagi siapa yang ingin menjalaninya juga), karena perasaan yang dirasakan saat itu seperti roller coaster, dari berusaha tidak memikirkan, berdebar, sedih, bahagia, berdebar lagi kemudian sedih, dan numb...mati rasa.
Dimulai dari hari ke-8 setelah ET (embrio transfer). Sudah beberapa hari istirahat di rumah setelah proses ET dan berusaha tidak memikirkannya. Tiba-tiba hari Selasa siang, setelah dari kamar mandi untuk BAK, meilhat ada flek coklat di celana dalam. Berusaha tidak panik, tapi tetap menghubungi dokter melalui WA. Berusaha bertanya dengan nada normal, tapi jawaban yang didapat justru membuat jantung berhenti. Kata dokternya itu pertanda tidak bagus. Kemudian dokter menyuruh untuk membeli obat pennguat kandungan di apotek terdekat. Masih berusaha tidak panik dan tidak terburu-buru mengabarkan abang mengenai berita ini sampai dia pulang dari kantor. Ketika dia sudah pulang pun aku tidak terburu-buru mengabarkan kabar tidak enak ini, setelah dia sempat bernafas setelah pulang kantor, baru aku pelan-pelan mengatakan untuk minta diantarkan ke apotek untuk beli obat. Barulah aku menceritakan kepada abang apa yang terjadi. Alhamdulillah dia tidak terlihat panik atau kecewa, tapi menuruti untuk mengantarkan ke apotek. Abang sempat menawarkan dia saja yang pergi supaya aku tidak banyak bergerak, tapi karena resepnya dikirim melalui WA, dan aku juga terlalu gugup untuk diam saja di rumah, aku memilih untuk tetap ikut dengan alasan apabila banyak pertanyaan dari apoteker, lebih mudah jika aku sendiri yang menjelaskan. Benar saja, obatnya agak susah didapat di apotek biasa plus resepnya hanya melalui WA. Tapi sebelum putus asa, ada apotek kecil satu lagi yang didatangi, dan ternyata mereka ada obatnya dan tidak masalah dengan resepnya yang hanya melalui WA. Sebelum menemukan obatnya sempat menghubungi dokter lagi, karena merasa khawatir akhirnya aku minta dimajukan kontrolnya yang seharusnya hari Jumat jadi hari Rabu.
Hari Rabu tiba. Pergi ke RS sendiri naik taksi karena suami tidak bisa bolos dari pekerjaan. Hati sudah merasa tidak enak. Setibanya di RS, ketemu dokter, periksa, dan hasilnya tidak bagus. Ketika USG transvaginal terdapat flek coklat cukup banyak dan hampir mnyerupai darah. Dokter dan suster sudah pesimis. Aku tetap disuruh minum obat penguat kandungan, tapi obat yang melalui vagina tidak perlu dipakai lagi (dengan kata lain sebegitu pesimisnya dokter akan keberhasilan untuk kehamilan). Disuruh tes darah hari Jumat untuk memastikan hamil atau tidaknya. Begitu keluar dari klinik, kaki langsung lemas. Waktu itu masih di bulan puasa, dan karena aku keluar flek itu jadi tidak puasa, tapi rasanya seperti sedang puasa lemasnya. Duduk sebentar di coffee shop dan menelpon suami lalu kakak yang juga dokter, dan kemudian menangis sendiri....pulang sendiri dengan hati dan badan yang lemas.
Selama menunggu tibanya hari Jumat, tiada henti aku memohon doa, membaca Al-Quran, tahajud, dhuha, dan terus memohon kepada Allah untuk rahim dan kandungan ini dikuatkan sehingga aku berhasil hamil.
Lalu, doa itu terjawab.
Jumat, 18 Mei 2018
Program Bayi Tabung Dimulai
Selasa, 24 April 2018
Cara Buat Burger Mudah dan Cepat untuk Makan Siang
Berikut ini resepnya:
2 buah roti burger (sekarang tersedia yang gandum juga)
225 gr daging cincang (atau disesuaikan untuk jumlah penyajian, ini bisa untuk 2-3 org)
1 butir telur
1 sdm tepung trig
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica
Daun salada secukupnya
Irisan buah tomat sesuai selera
Saus sambal dan saus tomat sesuai selera
1 sdm minyak zaitun atau margarin juga boleh untuk memasak daging apabila tidak punya panci grill (aku tidak punya ;)
Dan juga aku akan menampilkan step by step nya berikut ini:



.jpg)
.jpg)








































