Selasa, 24 April 2018

Cara Buat Burger Mudah dan Cepat untuk Makan Siang

Homemade Burger

Masih menyambung dengan program untuk mempunyai anak. Kami, aku dan suami, diharuskan diet hahaha...katanya sih untuk menunjang programnya jadi tidak ada tambahan masalah dalam hormonal jika berat badan tidak sesuai.
Kami sedang menjalankan terapi akupuntur, untuk kesuburan dan juga untuk menurunkan berat badan. Dokter menyarankan kami untuk diet, dengan catatan: dijalankan dietnya!
Pagi dan siang kami bisa makan normal, tapi malam disarankan tidak makan karbonhidrat. Hmmm berat tuh...dan disarankan juga untuk mengurangi asupan nasi, karena nasi paling banyak kandungan gulanya. Nah lho...sudah makan malam tak bisa, tidak boleh nasi pula...hmmm lumayan berat buat kita yang orang Indonesia, terutama aku, Padang, yang doyan banget nasi.
Tapi, untungnya, aku juga doyan junk food (itu bukan kuntungan ya hehehe). Maksudnya, dulu mama memang mengajarkan aku masak masakan Padang, tapi untungnya aku pemalas hehehe karena banyak bumbu yang musti diingat. Akhirnya mama juga mengajarkan masakan ala-ala Barat. Seperti steak, burger, pasta, dan yang enak-enak lainnya deh ;), dan yang paling aku ingat adalah beef patty nya mama atau burger steak karena mama suka membuatnya jadi makanan kita juga, yakni jadi semur daging hehehe.. Satu-satunya semur yang aku suka, karena berhubung aku tidak suka manis dan kecap, tapi tidak tahu kenapa buatan mama itu bisa aku makan :)
Nah, dari daging cincang yang diolah untuk semur itu, mama juga mengajarkan diolah menjadi daging burger. Tapi karena aku ini seleranya terbatas, tidak terlalu suka telur, terlalu banyak tepung dan bumbu-bumbu yang lain, akhirnya aku modifikasi sendiri juga.
Akhirnya, menyambung ke diet kembali, aku jadi bisa membuat junk food ku sendiri yang tidak terlalu junk food tapi bisa dibuat sehat juga, my own cheese burger, dengan daging fresh tanpa olahan atau pengawet. Lumayan mengenyangkan untuk makan siang, membuatnya juga sangat mudah dan cepat, praktis untuk ibu-ibu yang bekerja atau yang 'pemalas' seperti aku hehehe.. Dibuatnya juga bisa semalam sebelumnya, kita masukkan ke dalam plastik kedap udara kemudian dimasukkan kulkas. Keesokan harinya bisa dihangatkan dengan microwave atau dengan panggangan roti dengan waktu yang singkat saja. Hari ini aku persiapkan untuk makan siang hubby.

Berikut ini resepnya:

2 buah roti burger (sekarang tersedia yang gandum juga)
225 gr daging cincang (atau disesuaikan untuk jumlah penyajian, ini bisa untuk 2-3 org)
1 butir telur
1 sdm tepung trig
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica
Daun salada secukupnya
Irisan buah tomat sesuai selera
Saus sambal dan saus tomat sesuai selera
1 sdm minyak zaitun atau margarin juga boleh untuk memasak daging apabila tidak punya panci grill (aku tidak punya ;)

Dan juga aku akan menampilkan step by step nya berikut ini:
 Persiapan masak, siapkan bahan-bahan yang akan diolah. Dalam foto ini aku lupa menampilkan garam dan merica ;)

 Daging siap diolah. Campur telur, tepung terigu, garam dan merica pada daging, kemudian daging diremas-remas hingga semua bahan tercampur dan bentuk seperti bola lalu dipipihkan. Oh ya, kalau suka bawang bombay, bisa juga dicampurkan di dalamnya dengan dicincang-cincang kecil.

 Daging setelah diolah bentuknya seperti di atas.

Roti dipanaskan sebentar dengan margarin.

Kemudian roti dibalik, lalu pindahkan ke piring.

Daging mulai dimasak. Jika tidak punya panci grill, cukup gunakan panci teflon atau anti lengket dan tambahkan sedikit minyak zaitun atau margarin.

Daging terlihat kecoklatan setelah matang.

Sambil menunggu daging matang, siapkan roti. Oleskan saus sambal dan tomat, boleh memakai mayonaise atau mustard, tapi karena aku lagi diet jadi skip that ;) Mulai tumpuk salada, tomat atau tambahkan timun atau pickle jika mau.

Saat daging sudah matang, tambahkan keju slice di atasnya hingga menempel atau sedikit lumer.

Burger sudah jadi, siap disajikan!

Siap dibawa oleh suami :)
Jika ingin disimpan dulu dalam kulkas, masukkan ke dalam plastik/kotak kedap udara, kalau sudah ditambahkan sayur dan tomat disarankan simpan sehari saja, tapi kalau ingin menyimpan lebih lama jangan masukkan dulu sayur dan tomatnya. 

Jika ingin menambahkan side dish juga bisa, tapi disarankan jangan french fries hehehe...kalau pun mau french fries, lebih baik yang dibuat sendiri ya...atau dengan potato wedges, nanti untuk blog berikutnya. Tapi dengan kentang rebus dipotong seperti french fries pun juga enak, hanya perlu ditambahkan sedikit garam dan merica untuk rasanya. Atau lebih baik lagi, tambahkan salad buah saja ;)

Selamat mencoba!

Rabu, 18 April 2018

Still Not Pregnant

My nephew Ilmy

Sudah 9 tahun 4 bulan menikah, dan masih belum diizinkan punya anak oleh Allah. Mungkin masih disuruh berbenah diri dulu atau pacaran dulu mungkin hehehe.... Masih tetap berharap, masih tetap berusaha, dan masih tetap ke dokter. Terakhir usaha adalah inseminasi, sudah 4x, dan gagal semuanya. Kemarin dikasih waktu satu bulan untuk istirahat untuk akhirnya kami akan melaksanakan bayi tabung. Selama sebulan ini, setelah haid terakhir, aku dan suami masih berharap bisa hamil secara normal, tetapi kemarin sudah dapat jawabannya, haid keluar di hari ke 28.
Sudah siap-siap dan berdoa sambil komat-kamit zikir selama perjalanan ke RS OMNI Alam Sutera, untuk ketemu dokter dan bilang "Ya dok, ayo lanjut," ;) Eh...sampainya di sana pas ketemu dokter, dokternya minta maaf dan bilang kalau belum bisa memulai program bayi tabung karena dia dan timnya mau konferensi ke luar negri dan harus tunda program hingga bulan depan. Ternyata tak disangka aku tak kecewa, melainkan bersyukur dalam hati, artinya kami masih diberi kesempatan lagi satu bulan untuk berusaha hamil secara normal atau menabung dulu hingga benar-benar siap untuk membiayai bayi tabung ini.
Kalau sudah begini rasanya pengen cerita sama mama, betapa bersyukurnya Ade masih diberi kesempatan sama Allah. Kita suka berdiskusi tentang hal-hal seperti ini. Tapi tidak ada mama, sedihhhh...
But, moving on.....harus tabah dan ikhlas....dan untuk menyambung apa yang akan aku tampilkan di blog ini, aku akhirnya melawan rasa malas dan tidak percaya diri untuk terus berusaha menciptakan lapangan kerja sendiri dan mungkin kelak untuk orang lain, dan bisa sekreatif mama. Lalu, mulailah proyek ke 2 dalam berdagang, membuat tas dari bahan kanvas.
Bahan sudah dipesan dan dibeli sebulan yang lalu. Proses pemilihan bahan juga agak lama arena menjadi desain print yang bagus dan bah berkualitas. Sekarang waktunya untuk mulai diproses. setelah gambar desain gonta-ganti, dan mencari penjahit yang bisa membantu, akhirnya pilihan desain jatuh pada model Tote bag. Simple, functional and spacious untuk cewek-cewek rempong seperti aku ;) Bahan yang dipilih juga kanvas medium, bukan kanvas keras, jadi lebih enteng untuk dibawa-bawa dan bahannya lebih fleksibel.

In progress

Pekerjaan yang menyenangkan menurut mama. Mama selalu bilang kalau dengan menjahit, mama jadi tidak berpikir aneh-aneh dan tidak merasa kesepian. I feel you mom, setelah gagal lagi tidak bisa hamil secara normal, dengan melakukan sesuatu yang kita suka atau berkreasi membuat pikiran ini jadi lebih tenang dan rileks. Apalagi ada tujuannya. And in a way, I can feel you're still guiding me.
And now the next step is, to sew these things together :) 

Be patient and pray, happy sewing!!
 

Sabtu, 14 April 2018

I Miss You Mom

 

Hampir setahun mama pergi, tepatnya 10 bulan 13 hari.  Sampai saat ini, baru terasa kuat untuk menuliskan blog ini. Banyak yang ingin Ade ceritakan ke mama, Ade sangat kangen sama mama. Banyak rencana yang Ade mau buat sama mama. Ade masih belum memberikan mama cucu, sedih rasanya. Tapi mama tidak pernah membuat Ade putus asa untuk terus berusaha, melainkan mama selalu menyemangati Ade untuk melakukan sesuatu yang dapat mengalihkan pikiran dari kesedihan dan membuat sesuatu yang berguna. 
Kita berencana mau berjualan bantal, mau buat tas, perlengkapan bayi dan masih banyak lagi. Tapi semua itu tidak kesampaian. Mama sudah terlanjur meninggalkan kami. Mamaku sayang, begitu banyak warisan yang mama berikan ke kami, terutama ke Ade, yakni kegemaran mama akan keindahan dan keterampilan dengan menjahit, quilting, serta membuat semua orang bahagia dengan mengenyangkan perut mereka dengan masakan mama yang sangat lezat atau 'badaceh' kata orang Padang. Mama juga bisa buat kue, dari tart hingga kue basah, semuanya belum pernah ada yang gagal. Dan semua itu mama wariskan ke Ade, keahlian mama, sempat mama turunkan ke Ade semua itu. Ade sangat bersyukur akan itu. Karena selama Ade tidak bisa bekerja karena masih berusaha mendapatkan seorang anak, Ade masih bisa menghasilkan sedikit dari membuat kue dan menjadikannya hobi sekaligus usaha Ade. Dan terakhir mama mengajarkan Ade menjahit. Mama selalu bihang, "Kalau mama udah ga ada, siapa yang nerusin jahitan mama", dan dengan pedenya Ade bilang, "Ya Adelah maa...makanya mama ajarin Ade...tapi yang sabar ya ma hehehe."

Dan hasilnya...

Cover notebook

Tote bag

Nah, don't you worry mom, I will continue your legacy. I shall pass through this grieve of mine and continue to do your work of charm. Maybe I will not be as good and crafty as you, but I will surely never let your spirit die in me. Baby step, but I'm on my way there.

I love you mom.